05/11/2015

Dibalik Ketidaktahuan

Nabi Nuh AS belum tahu banjir akan datang ketika ia membuat kapal dan ditertawai kaumnya.
Nabi Ibrahim AS belum tahu akan tersedia domba ketika pisau nyaris memenggal buah hatinya.
Nabi Musa AS belum tahu laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.
Yang Mereka tahu adalah bahwa Mereka harus patuh pada perintah Allah SWT dan tanpa berhenti berharap yang terbaik...

Ternyata dibalik ketiaktahuan kita, Allah SWT telah menyiapkan kejutan !
Seringkali Allah berkehendak didetik-detik terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba-hamba-Nya.
Jangan kita berkecil hati saat sepertinya belum ada jawaban doa.
Karena kadang Allah SWT mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak duga dan kita tidak suka.

Allah SWT memberikan apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita inginkan.
Lakukan bagianmu saja, dan biarkan.
Allah SWT akan mengerjakan bagian-Nya.

Tetaplah percaya.
Tetaplah berdoa.
Tetaplah setia.
Tetaplah meraih Ridho-Nya

Tetap semangat meski dalam kesederhanaan
Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..😊

23/10/2015

SIFAT BURUK MANUSIA

Sifat-Sifat Buruk Manusia menurut Al-Qur'an (PART 1)

1. Manusia itu lemah

    Awalnya manusia itu kuat (pendengaran, penglihatan, dll), tapi pada akhirnya akan menurun dan menjadi lemah. Dan Allah menyebutkan sifat lemah tersebut pada Q.S An-Nisa : 28

Surat An-Nisa Ayat 28Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah. (Q.S An-Nisa : 28)

Manusia dari nutfah yang artinya hina. Jika kita sadar bahwa diri kita lemah maka akna terhindar dari sifat takabur, sombong, hujub.


2. Manusia gampang terperdaya
    Manusia itu pada hakikatnya gampang tergoda.


Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.


3. Manusia itu lalai
     


1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu [1599],

[1599] Maksudnya: bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari ketaatan.


2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.


4. Manusia itu penakut / khawatir


tulisan arab surat albaqarah ayat 155-157

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. Al-Baqarah: 155) (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (QS. Al-Baqarah: 156) Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah: 157)

5. Manusia itu berseduh hati

 إِنَّ الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَ الَّذِيْنَ هَادُوْا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِيْنَ مَنْ آمَنَ بِاللهِ وَ الْيَوْمِ الآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحاً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ    رَبِّهِمْ وَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُوْ
(62)

Sesungguhnyaorang-orangyang beriman dan orang-orang yang jadi Yahudi dan Nasrani dan Shabi'in, barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian dan beramal yang shalih, maka untuk mereka adalah ganjaran di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka akan berduka-cita.

Cara mengatasi sedih hati : mempraktekkan rukun iman, beramal shaleh maka akan dihindarkan dari rasa takut dan sedih.